Selasa, 02 Juli 2019

MENGGUNAKAN WAKTU LIBUR UNTUK MEMPERPANJANG SIM

Alhamdulillah.
Para pembaca yang budiman.

Di kelas, saya selalu menekankan kepada anak didik saya untuk senantiasa patuh terhadap rambu lalu lintas. Dari mulai memperkenalkan tentang arti tanda lampu merah, kuning, atau lampu hijau, hak dan kewajiban di jalan raya hingga bagaimana berperilaku yang baik di jalan raya. 

Memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah satu cara kewajiban sebagai warga negara yang memiliki kendaraan bermotor baik roda dua atau lebih. Namun jika SIM kita akan habis masa berlakunya, maka biasanya kita akan mempersiapkan diri untuk memperpanjang SIM tersebut.

Alhamdulillah saya pada saat ini sedang libur mengajar (karena memang  sedang musim liburan anak sekolah juga) hehehe..... Jadi bisa keluar tanpa khawatir meninggalkan kelas. Karena SIM C saya akan habis, maka saya berencana memperpanjang SIM saya. Saya coba mencari info tentang SIM keliling. Alhamdulillah, di daerah saya di Jatiasih ada pelayanan SIM keliling setiap hari Selasa. Saya siapkan syarat-syaratnya yaitu potokopi KTP 3 lembar dan SIM yang lama berangkatlan saya ke Jl. Wibawa Mukti II Komsen Jatiasih.

Sesampai di sana, saya menemukan informasi yang ditempel di depan pintu masuk kantor polsek Jatiasih yang membuat saya agak kecewa. Kenapa...? Karena disitu tertulis "Tidak Ada Pelayanan SIM keliling"

Bagi warga yang ber E-KTP di Bekasi, silakan datang ke kantor Polres Kota Bekasi pada pukul 18.00 sampai 05.00 pagi. Tentunya hal ini menyusahkan saya yang belum tentu punya waktu luang lagi. Tapi, qaddarallah, mungkin lain hari saya masih punya kesempatan untuk memperpanjang SIM C saya karena masih ada jangka waktu empat bulan lagi.


Kurikulum 2013 Revisi

Berganti pemerintah, berganti pula kebijakannya. Ya..., memang itu yang terjadi di negeri kita Indonesia. Hal itu terjadi pula di bidang pendidikan. Bidang yang telah saya geluti selama belasan tahun. Alhamdulillah...sistem pendidikan nasional kita yang sekarang menganut kurikulum tematik 2013 yang disempurnakan di setiap tingkat satuan pendidikan sudah berlangsung dan sudah mulai dinikmati dan diadaptasi oleh para guru.

Pemerintah telah banyak mengadakan berbagai Bimbingan Teknologi (Bimtek) Kurikulum 2013 untuk para guru dari di tingkat nasional hingga tingkat kecamatan. Para asesor/instruktur  membimbing para guru mengenal kurikulum 2013 ini dari mulai landasan hukumnya hingga pada proses akhir yaitu pelaporan.

Di sekolah tempat saya mengajar, kurtilas sudah diterapkan sejak tahun 2014 meskipun hanya enam bulan (satu semester). Dan di semester dua kembali menggunakan KTSP. Hingga tahun ajaran ini (2019/2020) seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 sudah menggunakan kurikulum nasional 2013.

Apa perbedaan Kurikulum 2013 sebelum revisi dan sesudah revisi?
Pertanyaan itu dapat terjawab sebagai berikut:

1. Kurikulum 2013 sebelum revisi menggunakan pendekatan saintifik yang berurut dalam proses pembelajaranya, setelah revisi tidak perlu berurutan. Artinya pendekatan 5M (Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi, Mengasosiasi, dan Mengomunikasikan) tidak mesti dilaksanakan secara berurutan.
2. Pada kurikulum yang sudah direvisi, terdapat IPK atau Indikator Pencapaian Kompetensi, sebelumnya tidak ada.
3. Pada sistem penilaian, kurikulum yang sudah direvisi terdapat kolom cara penilaian yang akan kita lakukan, sebelumnya tidak ada.

Demikian tulisan saya, semoga bermanfaat.

Minggu, 26 Januari 2014

PERENCANAAN INDAH

Jika Anda menyusun rencana untuk jangka setahun, semailah benih padi!

Jika rencana Anda untuk satu dekade, tanamlah pohon!

Namun jika rencana Anda berjangka seumur hidup, didiklah orang ...!

Senin, 23 Desember 2013

SEPENGGAL CERITA DARI PLPG

Sewaktu pendalaman materi di hari ke dua, dosen memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menceritakan pengalaman masing-masing di tempat mereka bertugas. Saya tertegun mendengar pengalaman salah satu peserta dari kabupaten Sukabumi. Semenjak diangkat jadi PNS, beliau ditempatkan di tempat yang bisa dikatakan cukup terpencil. Untuk menempuh perjalanan dari rumah dinas ke sekolah tempat beliau mengajar, butuh perjuangan yang cukup berat. Hingga beliau keguguran sampai 2 kali disebabkan jalan menuju ke sekolah sangat rusak dan ditempuh dengan mengendarai ojeg yang ongkosnya lumayan mahal.

Beliau bercerita, untuk memfotokopi bahan ajar satu lembar saja butuh dana tidak sedikit dan waktu yang lama dikarenakan tempat fotokopi yang jauh dari sekolah. Ongkos fotokopinya sih hanya 100-200 perak tetapi biaya transportnya bisa 50 kali lipat. namun beliau(teman sekelas saya di kelas C) itu tidak menyerah dan menjalaninya dengan penuh suka cita. Salut untuk beliau.

STRATEGI PENGAMATAN TAYANGAN VIDEO PEMBELAJARAN

Materi ini saya dapatkan dari Pendidikan dan Latihan Profesi Guru di Unpak Oktober 2013.

STRATEGI
1. Pengamat mengambil posisi atau tempat strategis di dalam kelas sehingga dapat mengamati pengelolaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video dengan baik.
2. Pengamat diberikan RPP yang digunakan oleh guru dalam tayangan video sebagai bahan acuan pengamatan.
3. Pengamat memberikan deskripsi pada setiap item pengelolaan yang tersedia pada tabel pengamatan sesuai dengan kegiatan yang diamati dalam tanyangan video.
4. Isikan kesimpulan hasil pengamatan video pembelajaran yang sudah diamati dalam tabel yang sudah disediakan.
5. Bila pengamat menemukan hal-hal penting lain terkait pengelolaan pembelajaran dengan model pembelajaran berdasarkan masalah ini, tetapi tidak terakomodasi pada tabel, dapat menuliskannya pada tempat yang tersedia di bawah tabel.

KEGIATAN AWAL

Apersepsi dan Motivasi
1. Apa yang dilakukan guru untuk menggali pengetahuan awal atau memotivasi siswa?
2. Bagaimana respon siswa? Apakah siswa bertanya tentang sesuatu masalah terkait dengan apa yang disajikan guru pada kegiatan awal?

Materi Ajar
1. Apakah guru memberikan penjelasan umum tentang materi ajar atau prosedur kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa?
2. Bagaimana keterkaitan antara pembelajaran dengan realita kehidupan, lingkungan, dan pengetahuan lainnya?

Pengelolaan Sumber Belajar/Media dan Pendekatan yang Digunakan
1. Apakah guru terampil dan mampu dalam memanfaatkan media pembelajaran?
2. Bagaimana interaksi siswa dengan sumber belajar/media?
3. Apakah siswa dapat mengikuti alur kegiatan belajar?

Pendekatan SCIENTIFIC
1. Bagaimana cara guru memberikan arahan yang mendorong siswa untuk mengamati, bertanya, berpikir, dan beraktivitas secara analitik?
2. Apakah siswa aktif melakukan kegiatan fisik dan mental (berpikir)?

Refleksi
1. Bagaimana cara guru memberikan refleksi (mereview, merangkum, atau menyimpulkan)?
2. Apakah guru memberikan tugas/pekerjaan rumah?

Evaluasi
Bagaimana cara guru melakukan evaluasi pembelajaran (sikap, pengetahuan, dan keterampilan)?

Komentar Pengamat
1. Keterlaksanaan skenario pembelajaran
2. Pelajaran berharga yang dapat dipetik oleh pengamat.
3. Kesimpulan hasil tayangan video.
4. Dst.


KISI-KISI US/M SD TAHUN 2014 BAHASA INDONESIA II

Kisi-kisi Ujian Sekolah/Madrasah Tahun 2014
Bahasa Indonesia
Kompetensi : Menulis
Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk karangan sederhana, petunjuk pemakaian, surat, pengumuman, dialog, formulir, teks pidato, laporan, dan ringkasan dengan menggunakan ejaan dan pilihan kata yang tepat; menulis berbagai karya sastra untuk anak berbentuk cerita, puisi, parafrasa, dan pantun.

Indikator :
1. Disajikan petunjuk cara membuat sesuatu yang diacak, siswa dapat mengurutkan                  sehingga menjadi sebuah petunjuk yang runtut.
2. Disajikan empat kalimat yang disusun secara acak, siswa dapat mengurutkan sehingga        menjadi paragraf yang padu.
3. Disajikan dua kalimat tunggal, siswa dapat menghubungkan dengan kata hubung yang        tepat.
4. Disajikan kalimat rumpang, siswa dapat melengkapi dengan kata hubung yang tepat.
5. Disajikan surat undangan suatu kegiatan yang belum lengkap, siswa dapat melengkapi        dengan kalimat efektif yang tepat.
6. Siswa dapat menentukan tanda baca pada kalimat surat yang disajikan.
7. Disajikan cuplikan pengumuman yang belum lengkap, siswa dapat melengkapi dengan        pilihan kata yang tepat.
8. Disajikan dialog antara dua atau tiga orang yang belum lengkap, siswa dapat                              melengkapi dengan kalimat yang tepat.
9. Disajikan formulir dan ilustrasi, siswa dapat melengkapi formulir sesuai dengan                      ilustrasi yang disajikan.
10.Disajikan teks pidato yang belum lengkap, siswa dapat :
      a. melengkapi dengan kalimat ajakan yang tepat.
      b. memperbaiki kalimat yang ejaannya salah.
11.Disajikan surat resmi yang di dalamnya terdapat kata yang tidak tepat, siswa dapat                memperbaikinya dengan kata yang sesuai orang yang dituju.
12.Disajikan laporan, siswa dapat membetulkan ejaan yang salah.
13.Disajikan laporan yang dirumpangkan, siswa dapat melengkapinya dengan kalimat yang tepat.
14.Disajikan sebuah pantun yang belum lengkap, siswa dapat melengkapi dengan kalimat yang tepat.
15.Disajikan gambar kegiatan, siswa dapat menyusun sebuah paragraf yang sesuai dengan maksud gambar.
16. Disajikan paragraf rumpang, siswa dapat melengkapi dengan kalimat yang tepat.

KISI-KISI US/M SD TAHUN 2014 BAHASA INDONESIA

Kisi-kisi Ujian Sekolah/Madrasah Tahun 2014
Bahasa Indonesia
Kompetensi : Membaca
Membaca berbagai teks nonsastra berupa teks sederhana, laporan, pengumuman, petunjuk pemakaian, ringkasan, makna kata, dan rubrik khusus serta berbagai karya sastra berupa puisi, dongeng, cerita anak, dan drama anak.
Indikator :
  1. Disajikan teks bacaan 3-4 paragraf, siswa dapat :
  • menjawab pertanyaan dengan kata tanya (apa, siapa, bagaimana, atau mengapa)
  • membuat kalimat tanya sesuai dengan salah satu isi paragraf
  • menentukan ide pokok salah satu paragraf
  • menentukan kalimat yang sesuai dengan salah satu paragraf.
 2. Disajikan petunjuk penggunaan obat, siswa dapat menjelaskan penggunaan obat sesuai dengan        tingkatan umur.
3. Disajikan petunjuk penggunaan sebuah produk yang diacak, siswa dapat mengurutkan dengan         susunan yang tepat.
4. Disajikan rubrik khusus surat pembaca, siswa dapat menentukan kalimat saran dengan tepat.
5. Disajikan cuplikan pengumuman, siswa dapat menentukan isinya.
6. Disajikan teks drama, siswa dapat :
    a. menentukan tokoh drama
    b. menentukan latar
    c. menentukan amanatnya
7. Disajikan paragraf yang terdiri atas 4 kalimat, siswa dapat menentukan kalimat utamanya.
8. Disajikan teks percakapan, siswa dapat menyimpulkan isinya.
9. Disajikan sebuah paragraf, siswa dapat :
    a. menyusun pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf.
    b. mengartikan salah satu kata sulit dalam kalimat.
    c. menentukan antonim salah satu kata yang terdapat di dalam paragraf.
10.Siswa dapat menentukan peribahasa sesuai dengan ilustrasi yang disajikan.
11.Disajikan pantun, siswa dapat menentukan pesan yang terkandung di dalamnya.
12.Disajikan dua teks, siswa dapat menentukan persamaannya.
13.Disajikan jadwal perjalanan beberapa kendaraan berbagai jurusan, siswa dapat :
     a. membuat pernyataan sesuai dengan isi jadwal.
     b. menentukan kendaraan tertentu yang tepat sesuai dengan tujuan.
14.Disajikan puisi, siswa dapat menentukan isi/maksud yang terkandung di dalamnya.
15. Disajikan cuplikan cerita anak, siswa dapat menyimpulkan isinya.
16.Disajikan cuplikan laporan, siswa dapat :
     a. menentukan isinya.
     b. memperbaiki kalimat yang salah strukturnya.
17.Disajikan percakapan dua atau tiga orang, siswa dapat menentukan topiknya.
18.Disajikan teks satu paragraf, siswa dapat :
     a. menentukan ringkasannya.
     b. menentukan temanya.
     c. menentukan pesan yang terkandung di dalamnya.
19.Disajikan teks puisi pendek, siswa dapat :
     a. menentukan pernyataan sesuai dengan isi puisi.
     b. menentukan makna kata pada puisi yang disajikan.